Obrolan Jeng Pipi dan Jeng Mina



Pagi di sebelah rumah, tukang sayur berjualan dengan leluasa. Banyak ibu-ibu berkumpul di sana, bukan untuk belanja sayur tapi gossip tanpa henti. Mereka melupakan anak dan suami yang kelaparan dan ingin diperhatikan di rumah

“Nyonya ini lo.. ada pete pesanan kemarin… “

“Wah… iya mana-mana.. suamiku pesen ini” Teriak jeng Pipi girang

“Aku juga mau.. anakku minta sambel pete” Sergah jeng Hana

“Aku juga….. harganya diskon kan Cung?” Jeng Gina juga ikut-ikutan

“Iya.. Nyonya”

“Huh!! Hari gini makan pake pete?? Belinya minta diskon lagi?? Ga banget deh!!”

“Ih… jeng Mina ini… jangan menyepelekan pete jeng… coba makan sekali, pasti ketagihan”

“Ga banget deh.. jeng Pi… makananku sehari-hari tuh ya… Pizza, Burger, Lasanga, Makroni bakar, dan banyak lagi”

“Halah… ndak usah sombong jeng Mina.. belanjanya di Kacung juga gitu lo… “

“Aku belanja dikacung untuk makanan tuh pembantuku…” elak Jeng Mina

“Masak sih?? Ndak usah sombong Jeng… biasa saja… kita masih di Indonesia.. kalau jeng sudah di London.. baru sombong ya” Sindir Jeng Pipi.......... ( READ MORE )

Bermain Cinta

Melihatmu

Aku harus memilikimu

Mendapatkan cintamu

dan merubahnya menjadi milikku

Tak tahu apa yang terjadi

aku tenggelam dalam cinta

Yang salah kaprah

kemarin masih ada dia dan dia

kemarin masih ada banyak kepentingan

yang mempengaruhiku

namun kini

Hanya ada kau dan aku.... <READ MORE>

Lie To Love



To Dr Lee

Berbohonglah padaku kau mencintaiku, karena aku tak bisa hidup tanpamu. Aku sendiri di sini begitu lama menunggu kau bisa mencintaiku, berubah memahamiku, mau mendengar semua kisahku, memahami apapun itu inginku, tapi kau sekali lagi mengacuhkan diriku. Meniadakan diriku dalam pandanganmu.

Berbohonglah padaku kau mencintaiku, maka aku akan mempercayainya. Aku akan mempercayai semua kebohonganmu, asal kau mencintaiku. Hidupku sungguh tak lama lagi, aku tak sepertimu yang bisa hidup 50 tahun lagi, aku hanya seorang gadis yang dimatikan harapannya oleh semua dokter. Mereka sudah membunuhku setelah mengatakan hidupku tak lama lagi akan berakhir, 50 hari lagi aku tak akan ada lagi di dunia ini, masihkah kau acuh kepadaku? Masihkah kamu menolak kehadiranku? Padahal aku sungguh mengharapkanmu menemaniku di akhir waktuku.

Berbohonglah padaku kau mencintaiku.......

...<READ MORE>

Cerita Terkait